Owner Diary Tour adalah mantan hotelier selama hampir 12 tahun sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia Biro Perjalanan. Well walau buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, pekerjaan yang di geluti pada intinya adalah sama di bidang pariwisata. Sebagai mantan hotelier, walau bekerja di Department Sales & Marketing, ini ilmu yang saya dapat untuk dijadikan “real good habit” saat checkout dari hotel, jika kita melakukan ini sebelum check out para housekeeper akan sangat berterima kasih kepada para tamu:
- Jangan Rapikan Sprei
Perlu traveler ketahui bahwa budaya beberes di segala tempat tidak bisa di tempatkan dimana saja. Tidak perlu merapikan kamar setelah bermalam di hotel ya traveler. Justru seprainya dibiarkan berantakan atau dicopot sekalian saja. Itu akan memudahkan housekeeper untuk mengganti seprai kamar hotel yang baru. Hal ini bisa menghindari oknum tak bertanggung jawab yang tak mau mengganti seprai kalau masih terlihat rapi. Jadi yuk biasakan mencopot kain selimut, sarung bantal dan mengumpulkannya ke satu tempat sebelum check out. “Wah, asyik nih langsung diangkat saja ke bucket/troly linen kotor trus pasang deh linen baru.” Begitu kira-kira ungkapan hati para housekeeper. - Taruh Semua Handuk di Kamar Mandi
Biasakan menaruh semua handuk bekas pakai kita di lantai kamar mandi/ bathub. Ini akan mempermudah para housekeeper mengangkat handuk-handuk tersebut, tidak perlu keliling kamar mengumpulkan satu-satu - Simpan Semua Glassware di Dekat Wastafel
Di hotel enak banget sore-sore ngeteh sambal liat kolam dari balkon kamar, eits tapi jangan lupa ketika hendak check out biasakan menyimpan Glassware seperti gelas,sendok dll bekas pakai dalam keadaan apa adanya yang telah dipakai dan terkumpul di dekat westafel, jadi para Housekeeper bisa langsung mencuci alat-alat itu. Tidak perlu mengecek peralatan makan yang tersimpan rapih di tempatnya sambil bertanya dalam hati apakah ini sudah terpakai atau belum. - Buang Sampah Pada Tempatnya
Budayakan membuang sampah pada tempatnya, dan ketika hendak check out kumpulkan menjadi satu di tempat sampah, jika tidak muat biarkan di sekeliling tempat sampah saja.
Kemudian kemungkinan apa saja yang bisa terjadi jika kita tidak melakukan hal-hal di atas.
❌ “Wah tempat tidurnya rapi banget nih, sepertinya gak dipake. Tinggal tarik sudut-sudutnya aja, rapihkan lipatan bedcover, rapiin posisi bantal, beres deh, udah jadi bed-nya “(sprei tidak diganti, dan ini sangat banyak terjadi)
❌ Jika kita menggantung handuk di gantungan handuk dalam keadaan basah. “Duuh basah deh ini besinya, harus di lap dulu biar handuk bersihnya gak lembab”
❌ Bisa jadi semua alat makan akan di pergunakan kembali hanya di lap tanpa di cuci. “Yes, tamu gak pake gelasnya, sendoknya. Lap mejanya aja deh biar debunya ilang”
❌ Mengumpulkan sampah yg berserakan di seantero kamar itu membutuhkan waktu yang tidak sebentar alias lama. Sementara para tamu maunya kamar siap cepat ketika check in.
Daripada repot bereskan tempat tidur biar rapi dan mengembalikan alat makan, lebih mudah kerjain yang di atas kan. Nah “real good habit di atas bisa traveler praktekan sebelum check out hotel yaa. Pasti para Housekeeper akan merasa senang apalagi jika di beri sedikit tip di bawah telepon disertai notes bahwa uangnya boleh diambil dan sedikit ucapan terima kasih. Dari hal sederhana di atas bisa membuat para housekeeper berkerja lebih cepat mempersiapkan kamar bersih. Silakan ditambahkan jika traveler punya tips lainnya.